Sabtu, Januari 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
InfoAsuransi
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
InfoAsuransi
Home Jaga Negeri

Rupiah Menguat di Awal Pekan, Menghadapi Agenda Ekonomi yang Padat

Christine Natalia by Christine Natalia
5 Mei 2025
in Jaga Negeri
0
Rupiah Menguat di Awal Pekan, Menghadapi Agenda Ekonomi yang Padat

Rupiah Menguat di Awal Pekan, Menghadapi Agenda Ekonomi yang Padat

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asuransiaman.com – Rupiah membuka perdagangan pekan ini dengan penguatan, sejalan dengan perkiraan para pelaku pasar. Pada pasar spot, nilai tukar rupiah terpantau menguat 0,16% ke level Rp16.403 per dolar AS pada pembukaan. Pukul 09:08 WIB, rupiah semakin menguat, tercatat di Rp16.375 per dolar AS, atau naik 0,37%.

Penguatan ini melanjutkan kinerja positif yang ditorehkan rupiah pada pekan sebelumnya, yang mencatatkan penguatan mingguan terbaik sejak Januari 2023. Di pasar Asia, rupiah tercatat sebagai mata uang dengan penguatan terbaik setelah dolar Taiwan, yang melejit hingga 4,09%. Mata uang lainnya, seperti ringgit Malaysia, juga menguat sebesar 1,22%, diikuti yen Jepang 0,55%, dolar Singapura 0,54%, peso Filipina 0,29%, dan yuan offshore 0,27%. Tidak ada mata uang Asia yang mengalami pelemahan terhadap dolar AS pagi ini.

Related posts

Korlantas Polri Siapkan Strategi Operasi Ketupat 2026 dengan Pendekatan Humanis dan Teknologi

Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri Fokus pada Pelayanan Pengguna Jalan

14 Januari 2026
PT Qudo Buana Nawakara Perkuat Peran AI dalam Industri Kreatif Digital Indonesia

PT Qudo Buana Nawakara Perkenalkan Teknologi AI untuk Penyiaran Radio Modern

14 Januari 2026

Di pasar offshore, rupiah NDF juga menunjukkan penguatan, bergerak di kisaran Rp16.407 per dolar AS. Penguatan rupiah ini terjadi di tengah reli positif yang terjadi pada indeks saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,42% ke level 6.844.

Namun, di pasar surat utang negara, harga obligasi pemerintah cenderung tertekan. Harga SUN tenor 1 tahun naik 9,2 basis poin (bps) ke level 6,409%, sementara tenor 2 tahun naik 1,9 bps di 6,441%. Obligasi tenor 5 tahun mengalami kenaikan 3,3 bps menjadi 6,650%, dan tenor 10 tahun naik 1 bps menjadi 6,885%.

Pergerakan Rupiah Berdasarkan Analisis Teknikal

Secara teknikal, rupiah telah menembus level resistance terdekat dan berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya di Rp16.340 per dolar AS. Trendline pada time frame harian menjadi support psikologis yang potensial di level Rp16.500 per dolar AS. Dengan demikian, jika penguatan rupiah terus berlanjut, target selanjutnya bisa mencapai Rp16.300 per dolar AS.

Sebaliknya, jika rupiah mengalami pelemahan, level Rp16.550 per dolar AS bisa menjadi target pelemahan selanjutnya. Berdasarkan analisis perdagangan minggu ini, selama rupiah bertahan di atas Rp16.400 per dolar AS, masih ada potensi untuk terus menguat hingga mencapai Rp16.300 per dolar AS.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2025

Selain pergerakan nilai tukar rupiah, para pelaku pasar juga akan mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal pertama 2025. Hasil konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg memperkirakan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal pertama tahun ini akan mengalami kontraksi 0,9% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter). Sementara itu, secara tahunan, pertumbuhan PDB diperkirakan hanya akan tercatat 4,93%.

Kelesuan ekonomi ini diperkirakan disebabkan oleh ketidakpastian global akibat perang tarif, serta kesulitan dalam pemulihan konsumsi meskipun ada perayaan Lebaran yang biasanya mengerek daya beli masyarakat. Jika hasil ini terealisasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2025 akan menjadi yang terendah sejak kuartal III 2021, saat ekonomi hanya tumbuh 3,53% akibat dampak pandemi.

Ekonom Bloomberg Economics, Tamara Henderson, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2025 akan melemah menjadi 4,97% year-on-year, dibandingkan dengan 5,02% pada kuartal sebelumnya. Sementara itu, ekonom LPEM Universitas Indonesia, Teuku Riefky, memperkirakan PDB Indonesia hanya tumbuh 4,94% pada kuartal pertama, dengan estimasi pertumbuhan tahunan 4,95%.

Perlambatan ini mencerminkan tantangan struktural yang dihadapi perekonomian Indonesia, termasuk pelemahan daya beli masyarakat, penurunan jumlah kelas menengah, serta penurunan produktivitas sektor-sektor utama ekonomi. Selain faktor domestik, ketegangan perdagangan global juga turut memperburuk prospek ekonomi Indonesia.

Dengan rilis data yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini, para pelaku pasar akan menantikan bagaimana hasil pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mempengaruhi dinamika pasar ke depan.

Previous Post

KADIN Indonesia Tanggapi Dampak Tarif Impor Trump terhadap Industri dan Pasar Dalam Negeri

Next Post

Pertumbuhan Ekonomi Melemah, Pengusaha Desak Pemerintah Ambil Tindakan Cepat

Next Post
Pertumbuhan Ekonomi Melemah, Pengusaha Desak Pemerintah Ambil Tindakan Cepat

Pertumbuhan Ekonomi Melemah, Pengusaha Desak Pemerintah Ambil Tindakan Cepat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Pentingnya Asuransi Pengiriman Barang Saat Belanja Daring

Pentingnya Asuransi Pengiriman Barang Saat Belanja Daring

4 tahun ago
Harga Emas Antam 24 Karat Naik, Dekati Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Harga Emas Antam 24 Karat Naik, Dekati Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

11 bulan ago
Pemerintah Pertimbangkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan pada 2026

Pemerintah Pertimbangkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan pada 2026

11 bulan ago
Restrukturisasi Jiwasraya Mau Beres: 99% Nasabah Setuju, Aset Dialihkan

Restrukturisasi Jiwasraya Mau Beres: 99% Nasabah Setuju, Aset Dialihkan

3 tahun ago

FOLLOW US

  • 139 Followers

BROWSE BY CATEGORIES

  • Asuransi Negeri
  • Asuransi Swasta
  • Asuransi Terkini
  • BKPM
  • Business
  • Culture
  • Investasi Saham
  • Jaga Negeri
  • Lifestyle
  • National
  • News
  • OBLIGASI
  • Opinion
  • Politics
  • Reksa Dana
  • Sports
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League asabri Asuransi Asuransi Jiwa Asuransi Kesehatan bahlil lahadalia Balinese Culture Bali United Berita bkpm Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Donald Trump ekonomi Emas Dunia ETLE Harga Emas investasi investasi saham investor Istana Negara Kakorlantas Kakorlantas Polri keselamatan jalan Keselamatan Lalu Lintas Klaim Asuransi Korlantas Korlantas Polri Lalu Lintas Libur Nataru Market Stories Moneter National Exam OJK Operasi Zebra Pemerintah Pertumbuhan Ekonomi Polantas Premi Asuransi saham sri mulyani The Fed Visit Bali

POPULAR NEWS

  • ISDC Promosikan Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas di Indonesia

    Keselamatan Jalan Raya, ISDC Angkat Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Siasat Goreng Saham Eks Petinggi Asabri dan Terdakwa Jiwasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Terperosok 3,4% Akibat Kekhawatiran Investor Akan Resesi AS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Polri Humanis dan Modern, Ferdinand Hutahaean Serukan Sinergi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Tak Gunakan Dana APBN untuk Pendirian Family Office

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Call us: +1 234 JEG THEME
No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In