Flash

hut ri 2 2026

Default

Tidak ada artikel pada kategori Default.
hut ri 2026

POLITIK

Kolom PPS Bottom Banner

BERITA INTERNASIONAL

Tidak ada artikel pada kategori BERITA INTERNASIONAL.
Kolom PPS Bottom Banner

BERITA TERKINI

BERITA TERKINI

Korlantas Polri Perkuat Armada Penanganan Laka Lantas dengan Teknologi ETLE

JAKARTA, Asuransiaman — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprioritaskan peningkatan kapabilitas operasional personel dalam menangani insiden lalu lintas dan kejahatan jalan raya. Upaya ini direalisasikan melalui pelatihan intensif mengenai kendaraan Jatanlin, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta mobil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diselenggarakan di Jakarta. Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 16 September 2026, hingga 18 September 2026.Pelatihan diikuti oleh 100 personel yang terdiri dari perwakilan Kepala Seksi Kecelakaan (Kasi Laka) dan Kepala Seksi Lalu Lintas (Kasi Lantas) dari berbagai Polda di seluruh Indonesia. Materi pelatihan difokuskan pada pengoperasian armada baru yang telah dilengkapi teknologi terkini, termasuk integrasi sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada unit mobil Jatanlin. Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol. Mariochristy Panca Sakti Siregar, saat membuka acara, menekankan pentingnya penguasaan teknis alat-alat baru tersebut bagi personel lapangan.Ia menginstruksikan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan seksama untuk memastikan kesiapan operasional saat bertugas di wilayah masing-masing. "Ini kesempatan yang baik, saya minta seluruh peserta, kepada pelatih tolong dilatih. Setelah nanti ke daerahnya tidak lagi bingung tidak lagi bertanya," ujar Kombes Pol. Mariochristy Panca Sakti Siregar.Armada yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri atas unit mobil Kejahatan Lalu Lintas (Jatanlin), unit Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), dan kendaraan khusus olah TKP. Khusus unit Jatanlin, kendaraan ini merupakan edisi perdana yang dirancang untuk mendeteksi pelanggaran kelebihan muatan dan dimensi, serta telah terintegrasi dengan sistem ETLE. Pendistribusian armada baru ini akan dilakukan secara bertahap ke sejumlah Polda. Lima unit mobil Jatanlin dialokasikan untuk Polda Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat.Sementara itu, unit mobil olah TKP disalurkan ke Polda Metro Jaya, Banten, dan Jawa Barat. Adapun unit mobil PPGD ditempatkan di wilayah Papua, Papua Barat Daya, Maluku, NTT, dan Sulawesi Selatan. Pada hari kedua, peserta mengikuti sesi simulasi dan praktik lapangan, termasuk simulasi di kawasan jalan tol.Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas menghadapi situasi riil guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas melalui respons yang lebih cepat. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya modernisasi sarana dan prasarana Korlantas Polri dalam mendukung keselamatan jalan raya. Dengan penguasaan teknologi terbaru, petugas diharapkan mampu meningkatkan kualitas tindakan preventif serta penanganan darurat yang lebih akurat dan profesional bagi masyarakat.

By Bayu Setiawan Nugraha 18 September 2026 13.45 WIB

Korlantas Polri Perkuat Armada Penanganan Laka Lantas dengan Teknologi ETLE

BERITA TERKINI

Korlantas Polri Jalin Silaturahmi Keluarga Purnawirawan di HUT ke-71 Lalu Lintas

TANGERANG, Asuransiaman — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan kunjungan ke kediaman keluarga almarhum Brigjen Pol (Anumerta) Sabar Supriyono di Tangerang pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum.Kunjungan ini merupakan wujud apresiasi Korlantas Polri terhadap kontribusi almarhum Brigjen Pol (Anumerta) Sabar Supriyono dalam pengembangan fungsi lalu lintas di Indonesia. Peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas dijadikan momentum untuk mempererat hubungan antara institusi dengan keluarga besar purnawirawan serta personel yang telah mengabdi. Istri almarhum, Ny. Arwina Devianty, menerima rombongan dalam suasana kunjungan tersebut.Kehadiran pihak kepolisian dinilai sebagai bentuk perhatian institusi terhadap jasa anggotanya, yang memperkuat hubungan emosional antara keluarga purnawirawan dengan Polri. Kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah dengan menyasar kediaman para purnawirawan dan tokoh kepolisian. Langkah ini ditegaskan sebagai komitmen Korlantas Polri dalam menjaga nilai kekeluargaan dan penghargaan terhadap dedikasi para pendahulu yang telah membentuk fondasi pelayanan lalu lintas nasional.Korlantas Polri menekankan agar semangat juang para pendahulu terus diwariskan kepada personel aktif. Peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran untuk bertindak lebih profesional dan mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas, serta menjaga nama baik institusi. Para personel diinstruksikan untuk menyeimbangkan penegakan hukum dengan peningkatan kualitas pelayanan serta pengayoman masyarakat secara bertanggung jawab di setiap wilayah penugasan.Selain anjangsana, rangkaian perayaan hari jadi ini mencakup aksi sosial seperti bakti kesehatan, donor darah, dan penyaluran bantuan sosial. Upaya tersebut ditujukan untuk meningkatkan kedekatan polisi lalu lintas dengan masyarakat di seluruh Indonesia. Dedikasi almarhum Brigjen Pol (Anumerta) Sabar Supriyono diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota kepolisian dalam bertugas di jalan raya. Keberhasilan pelayanan Polri dinilai sangat bergantung pada integritas dan semangat yang diwariskan oleh para pendahulunya.

By Bayu Setiawan Nugraha 18 September 2026 13.35 WIB

Korlantas Polri Jalin Silaturahmi Keluarga Purnawirawan di HUT ke-71 Lalu Lintas

BERITA TERKINI

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Utama Pacu Investasi dan Ekonomi Nasional

BEKASI — Stabilitas keamanan nasional dipandang sebagai fondasi krusial bagi keberlangsungan sektor industri sebagai penopang utama perekonomian Indonesia. Berdasarkan laporan Asuransiaman, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa penciptaan iklim usaha yang kondusif dan peningkatan kepercayaan investor menjadi prioritas utama dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam agenda Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Bekasi, Jumat (11/9/2026), Kapolri menekankan urgensi kolaborasi antara penegak hukum dan pelaku usaha.Keamanan yang terjaga merupakan elemen fundamental untuk menarik minat investor, terutama dalam mendukung program hilirisasi strategis pemerintah. “Satu hal yang harus kita jaga adalah bagaimana iklim investasi tetap kondusif. Stabilitas kamtibmas dan keamanan menjadi syarat utama,” ujar Kapolri. Ia menambahkan bahwa potensi sumber daya alam dan pasar domestik yang luas harus diimbangi dengan kepastian hukum serta lingkungan usaha yang bebas dari gangguan kriminalitas.Sebagai langkah antisipatif, Kapolri telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk segera menindaklanjuti setiap laporan terkait praktik pungutan liar (pungli) maupun aksi premanisme di kawasan industri. Kehadiran Polri di lapangan bertujuan menjamin kelancaran operasional perusahaan serta memberikan rasa aman, baik bagi pengusaha maupun pekerja. “Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,” tegas Kapolri.Jenderal Sigit memastikan komitmen Polri dalam mengawal aktivitas ekonomi agar dapat berjalan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. Polri berupaya memberikan jaminan kehadiran negara dalam melindungi iklim bisnis dari intimidasi maupun hambatan ilegal. Fokus utama institusi adalah mewujudkan hubungan industrial yang sehat, di mana kepastian berusaha berjalan beriringan dengan pemenuhan hak normatif pekerja, guna memperkuat ekonomi nasional. “Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,” ungkap Kapolri.Komitmen ini merefleksikan keseriusan kepolisian dalam mendukung agenda pembangunan nasional untuk menarik investasi melalui pendekatan keamanan yang presisi dan tegas. Dengan terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara konsisten, Indonesia diharapkan mampu memenangkan kompetisi global dalam menarik arus modal. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam mempertahankan iklim investasi sehat yang nantinya akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat luas.

By Bayu Setiawan Nugraha 14 September 2026 14.52 WIB

Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Utama Pacu Investasi dan Ekonomi Nasional

BERITA TERKINI

Identitas Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Terungkap, Polisi Kantongi Ciri-Ciri Penting

JAYAPURA – Tim investigasi Operasi Damai Cartenz-2026 telah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan yang menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Berdasarkan laporan Asuransiaman, informasi mengenai identitas pelaku diperoleh setelah tim penyidik melakukan pendalaman intensif serta memeriksa saksi mata yang selamat dari insiden tersebut. Peristiwa penembakan terjadi pada Rabu, 9 September 2026, di Distrik Muliama, Jayawijaya.Ketiga korban merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang sedang dalam perjalanan menuju Wamena setelah menuntaskan tugas dinas terkait penyerahan bantuan pangan dan peninjauan lahan cetak sawah, sebelum akhirnya dihadang oleh kelompok bersenjata. Tim investigasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti di lapangan.Ditemukan tiga selongsong peluru, yakni dua selongsong kaliber 5,56 milimeter yang berasal dari senjata api laras panjang dan satu selongsong kaliber 9 milimeter dari senjata api laras pendek. Temuan ini menjadi bukti penting mengenai jenis persenjataan yang digunakan pelaku. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengonfirmasi temuan tersebut. "Dari hasil olah TKP kita dapati barang bukti yang ada di TKP. Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek," ujar Yusuf.Selain bukti fisik, penyelidik juga telah mengidentifikasi kelompok yang diduga beranggotakan delapan orang tersebut. Kombes Pol Yusuf Sutejo menyatakan bahwa tim gabungan sedang melakukan pengejaran di lapangan. Keterangan saksi yang selamat di Polres Jayawijaya menjadi kunci bagi pihak kepolisian dalam memetakan identitas para pelaku. "Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran," jelas Yusuf Sutejo.Dalam pengembangan penyelidikan, dua dari delapan pelaku telah diidentifikasi dengan inisial PN dan KT. Keduanya merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang tercatat terlibat dalam sejumlah aksi kriminal, termasuk penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem pada Agustus 2026 dan penyanderaan pilot Susi Air pada tahun 2023. Identifikasi ini diperkuat dengan analisis rekaman video yang disandingkan dengan data kepolisian guna memastikan keterlibatan mereka dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya."Setelah kami sandingkan dengan data yang kami miliki serta ciri-ciri yang ada pada kami, kami memastikan dua orang tersebut merupakan PN dan KT yang masuk dalam DPO kami," terang Yusuf Sutejo. Sebanyak 50 personel tambahan kini telah dikerahkan ke Distrik Muliama untuk memperkuat penyisiran dan pengamanan. Aparat menegaskan akan menindak tegas pelaku demi memulihkan situasi keamanan di Papua Pegunungan.

By Bayu Setiawan Nugraha 14 September 2026 14.40 WIB

Identitas Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Terungkap, Polisi Kantongi Ciri-Ciri Penting

BERITA TERKINI

DPR Jadwalkan Pertemuan Krusial dengan Kepala Daerah Bahas Reformulasi Fiskal Daerah

JAKARTA — Reformulasi kebijakan fiskal daerah menjadi agenda utama dalam pertemuan antara Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri serta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia yang dijadwalkan pada Kamis, 30 Juli 2026. Sebagaimana dilansir oleh Asuransiaman, meski parlemen sedang dalam masa reses, rapat dengar pendapat dan rapat dengar pendapat umum ini tetap dilaksanakan atas persetujuan pimpinan DPR RI.Fokus utama pembahasan mencakup perbaikan skema Transfer Keuangan Daerah (TKD) serta pengelolaan beban pembiayaan gaji pegawai pemerintah daerah. Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menekankan perlunya upaya mendalam untuk memetakan kemandirian fiskal di setiap wilayah. Pemetaan ini dinilai krusial untuk memastikan kebijakan relaksasi anggaran dari pemerintah pusat tersalurkan secara tepat sasaran kepada daerah yang paling membutuhkan dukungan finansial. “Kita akan melihat klasterisasi daerah mana saja yang sangat urgen, urgen, dan yang memiliki kemandirian fiskal. Sehingga yang sangat urgen dan urgen itu memerlukan relaksasi kebijakan TKD,” ujar Rifqinizamy di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.Selain TKD, pembahasan juga difokuskan pada tingginya alokasi belanja pegawai di tingkat daerah, terutama untuk penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Berdasarkan hasil asesmen, terdapat sekitar 39 kabupaten dan kota yang diperkirakan memerlukan intervensi pendanaan dari APBN agar operasional pemerintahan tetap berjalan lancar. “Lebih kurang 39 kabupaten/kota yang setelah dilakukan berbagai exercise, mau tidak mau harus mendapatkan perbantuan dari APBN,” jelas Rifqinizamy.Pertemuan ini turut mengagendakan kajian ulang terhadap reformulasi kebijakan terkait sumber pendapatan daerah, meliputi upah pungut, pajak, serta retribusi. Penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diharapkan mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kehadiran para kepala daerah dalam forum tersebut diharapkan menjadi momentum sinergi untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang menuntut efisiensi anggaran.Komisi II DPR RI berkomitmen menjaga komunikasi antara pusat dan daerah demi mendukung efektivitas roda pemerintahan serta kesejahteraan masyarakat. Melalui inisiatif DPR yang melibatkan Mendagri dan kepala daerah ini, diharapkan dapat dirumuskan model dukungan yang memadai. Solusi yang dibahas mencakup kemungkinan penambahan dana alokasi umum atau perluasan skema transfer keuangan lainnya sebagai langkah penanganan jangka pendek dan menengah bagi daerah yang menghadapi tantangan keuangan signifikan.

By Bayu Setiawan Nugraha 30 Juli 2026 11.08 WIB

DPR Jadwalkan Pertemuan Krusial dengan Kepala Daerah Bahas Reformulasi Fiskal Daerah
LOAD MORE ↓

YOUTUBE@Asuransi Aman

Asuransi

Asuransoi Aman

Channel Resmi Asuransi Aman

▶ YouTube