Jumat, Februari 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
InfoAsuransi
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
InfoAsuransi
Home Asuransi Negeri

Industri Asuransi Nasional Catat Aset Rp1.181 Triliun, OJK Sebut Permodalan Tetap Kuat

Christine Natalia by Christine Natalia
4 November 2025
in Asuransi Negeri
0
Industri Asuransi Nasional Catat Aset Rp1.181 Triliun, OJK Sebut Permodalan Tetap Kuat

Industri Asuransi Nasional Catat Aset Rp1.181 Triliun, OJK Sebut Permodalan Tetap Kuat

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asuransiaman.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset industri asuransi nasional mencapai Rp1.181 triliun per September 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menandakan bahwa sektor asuransi di Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global yang belum stabil.

Ketua OJK, Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa kondisi permodalan di industri asuransi komersial secara umum tetap dalam kondisi sehat dan solid. Ia menegaskan bahwa kekuatan modal tersebut memberikan ruang bagi industri untuk terus berkembang serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan nonbank.

Related posts

Setelah Lebih dari 100 Tahun, Asuransi Jiwasraya Bersiap Dibubarkan

Setelah Lebih dari 100 Tahun, Asuransi Jiwasraya Beri Sinyal Penutupan

10 Februari 2025
Hadapi Risiko Tak Terduga, Proteksi Harta Anda dengan Asuransi Griya Proteksi Maksima dari BRI

Hadapi Risiko Tak Terduga, Proteksi Harta Anda dengan Asuransi Griya Proteksi Maksima dari BRI

3 Desember 2024

Dari sisi kinerja, industri asuransi jiwa mencatat rasio kecukupan modal atau risk-based capital (RBC) sebesar 481,94%. Sementara itu, industri asuransi umum dan reasuransi mencatatkan RBC sebesar 376,38%. Kedua capaian tersebut berada jauh di atas ambang batas minimum 120% yang ditetapkan regulator. Hal ini menjadi indikator bahwa perusahaan asuransi di Indonesia masih memiliki kemampuan tinggi untuk menanggung risiko serta memenuhi kewajiban kepada nasabahnya.

Selain asuransi, sektor dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan positif. OJK mencatat total aset dana pensiun mencapai Rp1.622,78 triliun, meningkat 8,18% dibandingkan periode sebelumnya. Dari jumlah tersebut, dana pensiun program sukarela berkontribusi sebesar Rp397,83 triliun atau naik 4,87%. Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan jaminan finansial jangka panjang.

Sektor perusahaan penjaminan turut mengalami kenaikan aset sebesar 1,37%, dengan total mencapai Rp48,24 triliun. Peningkatan ini memperlihatkan peran lembaga penjaminan yang terus berkembang dalam mendukung kegiatan ekonomi nasional, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan jaminan pembiayaan.

Di sisi lain, kelompok lembaga pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, serta lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) juga mencatatkan kinerja yang positif. Piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan naik 1% menjadi Rp507,14 triliun. Kinerja tersebut didorong oleh pembiayaan modal kerja yang tumbuh signifikan hingga 10,61%.

Profil risiko di sektor pembiayaan juga terpantau tetap terkendali. Tingkat non-performing financing (NPF) gross tercatat sebesar 2,47%, sedangkan NPF net berada di angka 0,84%. Selain itu, rasio gearing perusahaan pembiayaan masih berada pada level aman, yaitu 2,17 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali yang diperkenankan oleh OJK.

Sementara itu, sektor pinjaman daring atau peer-to-peer lending (pindar) menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyaluran pembiayaan. Outstanding pembiayaan mencapai Rp90,99 triliun atau naik 22,16% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, tingkat wanprestasi (TWP) 90 hari secara agregat tetap terkendali di level 2,82%, menunjukkan manajemen risiko yang relatif baik di industri teknologi finansial tersebut.

OJK juga menyoroti perkembangan pesat industri aset kripto di Indonesia. Hingga September 2025, terdapat 1.416 aset kripto yang dapat diperdagangkan secara resmi di dalam negeri. Selain itu, OJK telah memberikan izin kepada 28 entitas yang tergabung dalam ekosistem perdagangan aset kripto. Dari jumlah tersebut, terdapat 1 bursa aset kripto, 1 lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, 2 pengelola penyimpanan, serta 24 pedagang aset kripto yang beroperasi di Indonesia.

Dengan capaian aset asuransi tersebut, OJK menilai bahwa stabilitas sektor jasa keuangan nonbank tetap terjaga dengan baik. Pertumbuhan yang konsisten di berbagai subsektor menunjukkan bahwa sistem keuangan nasional mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi global, sekaligus memperkuat fondasi industri keuangan di masa mendatang.

Tags: aset keuangandana pensiunIndustri AsuransiKriptoOJK
Previous Post

Pemerintah Pertimbangkan Penurunan Tarif PPN untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

Next Post

Transformasi Layanan Lalu Lintas, Korlantas Polri Dorong Polantas Menyapa dan ETLE

Next Post
Korlantas Polri Genjot Transformasi Layanan Publik, Perkuat Program Humanis dan Teknologi Lalu Lintas

Transformasi Layanan Lalu Lintas, Korlantas Polri Dorong Polantas Menyapa dan ETLE

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Subsidi Listrik 2026 Naik Jadi Rp 101,72 Triliun, LPG 3 Kg Tetap Dipertahankan

Subsidi Listrik 2026 Naik Jadi Rp 101,72 Triliun, LPG 3 Kg Tetap Dipertahankan

6 bulan ago
bisnis-modal-kecil

Panduan Sukses Bisnis Modal Kecil di Indonesia

2 tahun ago
Restrukturisasi Belum Kelar, Jiwasraya Bakal Disuntik Modal Negara Rp 3 T

Restrukturisasi Belum Kelar, Jiwasraya Bakal Disuntik Modal Negara Rp 3 T

3 tahun ago
Anggota DPR: Holding ultra mikro akan dorong pengembangan UMKM

Anggota DPR: Holding ultra mikro akan dorong pengembangan UMKM

5 tahun ago

FOLLOW US

  • 138 Followers

BROWSE BY CATEGORIES

  • Asuransi Negeri
  • Asuransi Swasta
  • Asuransi Terkini
  • BKPM
  • Business
  • Culture
  • Investasi Saham
  • Jaga Negeri
  • Lifestyle
  • National
  • News
  • OBLIGASI
  • Opinion
  • Politics
  • Reksa Dana
  • Sports
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League asabri Asuransi Asuransi Jiwa Asuransi Kesehatan bahlil lahadalia Balinese Culture Bali United Berita bkpm Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan ekonomi Emas Dunia ETLE Harga Emas investasi investasi saham investor Istana Negara Kakorlantas Kakorlantas Polri Kemenhub keselamatan jalan Keselamatan Lalu Lintas Klaim Asuransi Korlantas Korlantas Polri Lalu Lintas Libur Nataru Market Stories Moneter National Exam OJK Operasi Zebra Pemerintah penegakan hukum Pertumbuhan Ekonomi Polantas Premi Asuransi saham The Fed Visit Bali

POPULAR NEWS

  • ISDC Promosikan Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas di Indonesia

    Keselamatan Jalan Raya, ISDC Angkat Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Siasat Goreng Saham Eks Petinggi Asabri dan Terdakwa Jiwasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Booming Milenial Jadi Investor Pasar Modal, Ini Kata OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesan Kakorlantas: Tugas Polantas Bukan Tentang Pangkat dan Jabatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Terperosok 3,4% Akibat Kekhawatiran Investor Akan Resesi AS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Call us: +1 234 JEG THEME
No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In