Sabtu, Januari 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
InfoAsuransi
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
InfoAsuransi
Home Jaga Negeri

Gelombang Demonstrasi Besar Guncang Indonesia, Stabilitas Ekonomi Ikut Tertekan

Christine Natalia by Christine Natalia
2 September 2025
in Jaga Negeri
0
Gelombang Demonstrasi Besar Guncang Indonesia, Stabilitas Ekonomi Ikut Tertekan

Gelombang Demonstrasi Besar Guncang Indonesia, Stabilitas Ekonomi Ikut Tertekan

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asuransiaman.com – Indonesia tengah dilanda gelombang aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 28 Agustus lalu. Ribuan massa turun ke jalan di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, hingga Makassar untuk menyuarakan kekecewaan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Demonstrasi tersebut mendapat perhatian luas, bahkan dari media internasional, lantaran berujung ricuh hingga menimbulkan korban jiwa dan berpengaruh pada stabilitas ekonomi.

Insiden tragis terjadi ketika seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob. Kejadian itu memicu reaksi emosional dari publik. Selain itu, unjuk rasa dinodai aksi penjarahan rumah pejabat serta pembakaran fasilitas umum oleh kelompok tak dikenal.

Related posts

Korlantas Polri Siapkan Strategi Operasi Ketupat 2026 dengan Pendekatan Humanis dan Teknologi

Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri Fokus pada Pelayanan Pengguna Jalan

14 Januari 2026
PT Qudo Buana Nawakara Perkuat Peran AI dalam Industri Kreatif Digital Indonesia

PT Qudo Buana Nawakara Perkenalkan Teknologi AI untuk Penyiaran Radio Modern

14 Januari 2026

Situasi ini tidak hanya menimbulkan kerugian sosial, tetapi juga mengganggu stabilitas ekonomi nasional. Pada perdagangan Senin (1/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 2,69 persen. Rupiah pun tertekan akibat meningkatnya aksi jual investor asing.

Fenomena demonstrasi besar sebenarnya bukan hal baru di tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, aksi #IndonesiaGelap pada Februari serta unjuk rasa terkait revisi Undang-Undang TNI pada Maret telah mengguncang stabilitas politik. Kini, isu tunjangan jumbo anggota DPR menjadi pemicu terbaru gelombang protes.

Analis ekonomi menilai dampak unjuk rasa kali ini tidak bisa dianggap sepele. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sempat mencatat angka positif 5,12 persen pada kuartal II-2025 berpotensi melambat jika kerusuhan terus berlanjut. Sektor investasi menjadi salah satu yang paling rentan terkena imbas. Investor cenderung menunda aliran modal karena situasi dianggap tidak kondusif.

Selain itu, kegiatan ekonomi di lapangan ikut terganggu. Aksi massa di pusat kota menghambat mobilitas pekerja, memperlambat distribusi barang, bahkan memaksa sebagian perusahaan menghentikan operasi sementara. Kondisi ini menurunkan produktivitas dan menekan pertumbuhan konsumsi.

Pengamat menegaskan pentingnya keseimbangan antara perlindungan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan anarkis. Stabilitas politik disebut sebagai faktor kunci bagi kepastian hukum dan keamanan investasi. Tanpa kondisi yang terkendali, risiko capital outflow semakin besar.

Sejumlah kalangan juga menilai gelombang protes ini mencerminkan lemahnya partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan. Kebijakan kontroversial, mulai dari revisi UU Minerba, penghapusan multifungsi TNI, hingga pembentukan kabinet yang dinilai gemuk, menimbulkan resistensi yang berulang.

Dampak jangka pendek aksi ini terlihat pada meningkatnya volatilitas pasar keuangan. Nilai tukar rupiah melemah, sementara pasar saham mencatat kerugian signifikan. Jika ketidakstabilan berlanjut, prospek pertumbuhan jangka menengah dikhawatirkan semakin tertekan, terutama di tengah ketidakpastian global dan melambatnya ekonomi Tiongkok sebagai mitra dagang utama Indonesia.

Para analis menyarankan pemerintah segera mengambil langkah tegas namun tetap proporsional. Komunikasi yang jelas, pemulihan kepercayaan publik, serta dialog dengan masyarakat dinilai penting untuk meredam gejolak. Di sisi lain, kebijakan kontroversial perlu dievaluasi secara transparan agar tidak terus memicu penolakan.

Reformasi tata kelola anggaran dan transparansi remunerasi pejabat publik juga disebut sebagai langkah krusial untuk mencegah protes serupa di masa depan. Tanpa perbaikan struktural, risiko demonstrasi besar yang berulang akan terus membayangi stabilitas politik maupun ekonomi nasional.

Tags: demodprekonomiinvestasi
Previous Post

Subsidi Listrik 2026 Naik Jadi Rp 101,72 Triliun, LPG 3 Kg Tetap Dipertahankan

Next Post

Tindak Tegas Pelanggaran, Aan Suhanan Pastikan Efek Jera bagi Pemilik Bus

Next Post
KEMENHUB GELAR INSPEKSI KESELAMATAN LLAJ DI LIBUR PANJANG MAULID

Tindak Tegas Pelanggaran, Aan Suhanan Pastikan Efek Jera bagi Pemilik Bus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Dear Milenial, Harus Tahu Beda Trader dan Investor di Pasar Saham!

Dear Milenial, Harus Tahu Beda Trader dan Investor di Pasar Saham!

5 tahun ago
Saat OC Kaligis Surati Jokowi Minta Duit Jiwasraya Rp 25 Miliar Balik

Saat OC Kaligis Surati Jokowi Minta Duit Jiwasraya Rp 25 Miliar Balik

3 tahun ago
Profil 2 Purnawirawan Jenderal TNI Eks Dirut Asabri yang Jadi Tersangka

Profil 2 Purnawirawan Jenderal TNI Eks Dirut Asabri yang Jadi Tersangka

5 tahun ago
‘Si Oneng’ Kecam Vonis Nihil ke Benny Tjokro yang Rugikan Negara Rp 22,7 T

‘Si Oneng’ Kecam Vonis Nihil ke Benny Tjokro yang Rugikan Negara Rp 22,7 T

3 tahun ago

FOLLOW US

  • 139 Followers

BROWSE BY CATEGORIES

  • Asuransi Negeri
  • Asuransi Swasta
  • Asuransi Terkini
  • BKPM
  • Business
  • Culture
  • Investasi Saham
  • Jaga Negeri
  • Lifestyle
  • National
  • News
  • OBLIGASI
  • Opinion
  • Politics
  • Reksa Dana
  • Sports
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League asabri Asuransi Asuransi Jiwa Asuransi Kesehatan bahlil lahadalia Balinese Culture Bali United Berita bkpm Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Donald Trump ekonomi Emas Dunia ETLE Harga Emas investasi investasi saham investor Istana Negara Kakorlantas Kakorlantas Polri keselamatan jalan Keselamatan Lalu Lintas Klaim Asuransi Korlantas Korlantas Polri Lalu Lintas Libur Nataru Market Stories Moneter National Exam OJK Operasi Zebra Pemerintah Pertumbuhan Ekonomi Polantas Premi Asuransi saham sri mulyani The Fed Visit Bali

POPULAR NEWS

  • ISDC Promosikan Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas di Indonesia

    Keselamatan Jalan Raya, ISDC Angkat Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Siasat Goreng Saham Eks Petinggi Asabri dan Terdakwa Jiwasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Tak Gunakan Dana APBN untuk Pendirian Family Office

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Polri Humanis dan Modern, Ferdinand Hutahaean Serukan Sinergi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IHSG Terperosok 3,4% Akibat Kekhawatiran Investor Akan Resesi AS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Call us: +1 234 JEG THEME
No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In