Senin, Desember 8, 2025
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
InfoAsuransi
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • Politics
  • Business
  • Culture
  • Opinion
  • Lifestyle
  • Login
No Result
View All Result
InfoAsuransi
Home Investasi Saham

Investor Ngutang buat Beli Saham: Minim Pemahaman & Tergoda Influencer

Admin Asuransiaman by Admin Asuransiaman
3 Februari 2021
in Investasi Saham
0
Investor Ngutang buat Beli Saham: Minim Pemahaman & Tergoda Influencer
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Related posts

Pasar Modal Indonesia Bergolak Pasca Reshuffle Kabinet, Investor Cermati Arah Kebijakan Baru

Pasar Modal Indonesia Bergolak Pasca Reshuffle Kabinet, Investor Cermati Arah Kebijakan Baru

9 September 2025
Donald Trump Dilantik sebagai Presiden ke-47 AS, Ini Dampaknya terhadap Pasar Modal Indonesia

Donald Trump Dilantik sebagai Presiden ke-47 AS, Dampaknya terhadap Pasar Modal Indonesia

20 Januari 2025

Jakarta –

Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi di pasar modal semakin tinggi. Terbukti dari jumlah investor pasar modal yang meningkat 56% di sepanjang 2020 menjadi 3,87 juta.

Menariknya lagi penambahan jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia itu didominasi oleh kalangan milenial. Namun sayangnya penambahan jumlah investor itu sepertinya tidak dibarengi dengan edukasi yang mumpuni.

Terbukti dari fenomena-fenomena yang muncul belakangan ini. Seperti para influencer yang justru dipercaya menjadi rujukan dalam memilih saham.

Tak hanya itu, muncul juga fenomena investor yang membeli saham menggunakan uang panas. Mulai dari utang pinjaman online, menggunakan uang titipan arisan ibu-ibu PKK hingga nekat menggadaikan surat tanah dan BPKB.

Pemerhati dan Praktisi Pasar Saham, Desmond Wira salah satu yang menggunggah fenomena itu di media sosial. Menurutnya fenomena itu muncul juga karena pandemi COVID-19.

“Fenomena seperti ini sering terjadi, dulu juga sering. Namun perbedaannya sekarang investor banyak dimudahkan oleh teknologi. Pinjam duit bisa online. Gadai juga bisa online. Buka rekening saham bisa online. Kebetulan saat pandemi banyak orang yang tinggal di rumah, berusaha mencari penghasilan tambahan,” ucapnya kepada detikcom, Minggu (17/1/2021).

Tak hanya itu para influencer yang ramai memamerkan portofolionya juga turut berkontribusi menimbulkan fenomena beli saham pakai uang panas. Akhirnya banyak investor baru yang menilai investasi di pasar modal merupakan hal yang mudah.

“Kebetulan setelah anjlok dalam saat pandemi, lalu rebound tajam. Ini sangat menarik terutama orang awam. Easy money dianggapnya. Saat rebound kan pasar saham relatif tidak ada koreksi. Apalagi sekarang banyak influencer saham di sosial media, mulai dari FB, IG, twitter, tiktok. Semakin ramailah yang ikut ke pasar saham,” tuturnya.

Menurut Desmond, fenomena ini juga menjadi bukti minimnya edukasi terhadap investor-investor dadakan. Padahal edukasi sangat penting sebelum terjun di instrumen investasi yang memiliki risiko tinggi itu.

“Rata-rata yang investor muda yang baru terjun memang kurang teredukasi. Hal ini dapat dimaklumi karena investor dadakan, ya mungkin saja belum sempat belajar tapi sudah kepingin profit besar. Walaupun sebenarnya kalau mau belajar banyak materi belajar yang tersedia di internet, gratis pula,” terangnya.

Banyak investor pemula yang justru menilai pasar saham merupakan jalan pintas untuk menambah hartanya. Apalagi memang beberapa bulan terakhir pasar modal Indonesia tengah rebound setelah anjlok di awal pandemi.

“Kebanyakan memang ingin dapat profit besar secara instan. Banyak pula yang berpikir jual beli di pasar saham itu mudah, kebetulan kan pasar saham beberapa bulan terakhir naik terus. Banyak pula influencer, banyak yang pamer profit. Itu yang mengakibatkan banyak orang nekat membeli saham di harga tinggi, kalau perlu pakai uang panas,” tuturnya.

Desmond mengingatkan membeli saham menggunakan uang panas sangat berbahaya. Sebab samanya saja menggunakan leverag atau efek pengungkit. Hasilnya jika berhasil memang bisa mendapatkan profit besar, tapi sebaliknya jika rugi juga akan berkali-kali lipat.

“Selain itu menggunakan uang panas berlebihan juga merusak psikologi investor tersebut, biasanya menjadi mudah panik, stres. Biasanya keputusan yang diambil sangat emosional dan merugikan,” tutupnya.

(das/dna)

Tags: investasi saham
Previous Post

Bahayanya Beli Saham Pakai Utang, Bukan Cuan Malah Sengsara

Next Post

Ngenes! Investor Baru Lupa Diri Beli Saham Pakai Modal Nikah

Next Post
Ngenes! Investor Baru Lupa Diri Beli Saham Pakai Modal Nikah

Ngenes! Investor Baru Lupa Diri Beli Saham Pakai Modal Nikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Benteng Vastenburg Solo di Sisi Timur Disita Kejagung!

Benteng Vastenburg Solo di Sisi Timur Disita Kejagung!

2 tahun ago
KY Minta Publik Hormati Vonis Nihil Heru Hidayat di Kasus ASABRI

KY Minta Publik Hormati Vonis Nihil Heru Hidayat di Kasus ASABRI

4 tahun ago
Bahlil Ancam Cabut Insentif Libur Bayar Pajak buat Perusahaan Ini

Bahlil Ancam Cabut Insentif Libur Bayar Pajak buat Perusahaan Ini

5 tahun ago
Ini Pertimbangan Hakim Vonis Nihil Heru Hidayat di Skandal ASABRI

Ini Pertimbangan Hakim Vonis Nihil Heru Hidayat di Skandal ASABRI

4 tahun ago

FOLLOW US

  • 138 Followers

BROWSE BY CATEGORIES

  • Asuransi Negeri
  • Asuransi Swasta
  • Asuransi Terkini
  • BKPM
  • Business
  • Culture
  • Investasi Saham
  • Jaga Negeri
  • Lifestyle
  • National
  • News
  • OBLIGASI
  • Opinion
  • Politics
  • Reksa Dana
  • Sports
  • Tak Berkategori
  • Travel
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League asabri Asuransi Asuransi Jiwa Asuransi Kesehatan bahlil lahadalia Balinese Culture Bali United Berita bkpm Budget Travel Champions League Chopper Bike Doctor Terawan Donald Trump ekonomi Emas Dunia ETLE Harga Emas investasi investasi saham investor Istana Negara Kakorlantas keselamatan jalan Keselamatan Lalu Lintas Klaim Asuransi Korlantas Korlantas Polri Lalu Lintas Libur Nataru Market Stories Moneter National Exam OJK Operasi Zebra Pemerintah Pertumbuhan Ekonomi Polantas Premi Asuransi Prudential saham sri mulyani The Fed Visit Bali

POPULAR NEWS

  • ISDC Promosikan Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas di Indonesia

    Keselamatan Jalan Raya, ISDC Angkat Kesadaran Budaya Tertib Lalu Lintas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Siasat Goreng Saham Eks Petinggi Asabri dan Terdakwa Jiwasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Polri Humanis dan Modern, Ferdinand Hutahaean Serukan Sinergi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Booming Milenial Jadi Investor Pasar Modal, Ini Kata OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kakorlantas Minta Polantas Tingkatkan Blue Light Patrol demi Rasa Aman Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Call us: +1 234 JEG THEME
No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • News
  • Business
  • Culture
  • National
  • Sports
  • Lifestyle
  • Travel
  • Opinion

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In